Jangan Sampai Menjadi “Traveler” yang Buruk, Ikuti 8 Aturan Penting Ini

Ilustrasi milenial traveling

Menjadi pelancong yang baik adalah usaha yang dilakukan oleh semua orang saat melakukan perjalanan. Usaha untuk menjadi wisatawan baik itu pun akan meninggalkan kesan yang baik juga kepada masyarakat lokal dan lingkungannya. Berikut delapan aturan dasar yang mudah dilakukan untuk menjadi wisatawan yang baik menurut SmarterTravel.

1. Baik pada semua orang

Bersikap baik kepada semua orang yang ditemui merupakan hal yang sangat mendasar saat melakukan perjalanan. Meskipun kita terburu-buru seperti terganggu akibat jam penerbangan atau mengalami hari buruk dalam perjalanan, bersikap tenang dan menjaga perilaku akan menghindari kita dari masalah lainnya.

2. Sabar

Biasanya kita akan menjadi tidak sabar saat orang-orang yang berada di depan kita berjalan lambat, jalur keamanan bandara panjang, atau saat terjebak kemacetan. Tahan semua emosi dengan cara mengambil napas. Jika ditangani dengan amarah, mendorong, atau berteriak pasti tidak akan membantu dan akan menimbulkan masalah baru.

3. Berpakaian yang sesuai

Sebelum berpergian, ada baiknya kita mengetahui pakaian apa yang harus dikenakan. Hal ini bertujuan agar sesuai dengan situasi yang dihadapi atau lokasi yang akan dikunjungi sebagai bentuk untuk menunjukkan rasa hormat.

4. Tidak menganggu hewan

Jika mengunjungi obyek wisata yang berisi hewan pastikan untuk tidak menganggu mereka. Di kebun binatang sendiri terdapat aturan seperti jangan memukul kaca atau memasukan barang ke dalam kandang binatang.

5. Kenali etiket setempat

Sebelum mengunjungi suatu tempat, coba melakukan riset cepat tentang etiket yang berlaku di wilayah yang akan dikunjungi.

6. Hindari berdebat

Salah satu bagian terbaik dari perjalanan adalah bertemu orang baru atau orang-orang yang berbeda dari kita. Jangan langsung menghakimi ketika mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki nilai, sudut pandang, atau cara hidup yang berbeda. Hal ini bisa menjadi pengalaman untuk belajar daripada harus berdebat karena berbeda pendapat.

7. Pelajari bahasa setempat

Jika bepergian ke suatu tempat dengan bahasa asing, pelajari beberapa frasa atau ungkapan dasar seperti “halo” dan “terima kasih” dalam bahasa setempat. Hal tersebut dapat membantu sedikit dalam berkomunikasi dan tetap bersikap sopan.

8. Izin sebelum memfoto

Foto-foto penduduk lokal yang berlatar belakang tempat yang kita kunjungi sangat berguna untuk melengkapi blog atau media sosial kita. Namun, tidak jarang foto yang diambil ternyata mempermalukan orang yang ada di foto tersbut. Sebelum mengambil foto orang lain, kita harus bersikap sopan dan meminta izin orang-orang sebelum mengambil foto mereka.

Sumber

Translate »
×